Dewi, C.N. Indah Kartika (2024) Monok tutum = Ayam tutum. Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Bengkulu, Indonesia.

[img]
Preview
Text (Bacaan untuk Pembaca Awal (B2))
Monok Tutum.pdf - Published Version
Copyright All Rights Reserved

Download (12MB) | Preview

Abstract

Fatma dan Sarah akan mengunjungi sahabat mereka yang bernama Lani. Keluarga Lani mengadakan hajatan. Fatma mengajak Sarah membawa tutum. Tutum adalah kebiasaan khas masyarakat Rejang, yaitu membawa bingkisan bahan makanan pada saat berkunjung pada tetangga yang memiliki hajat sebelum hari pesta. Tutum ini berisi beras, kelapa, garam, bihun, dan ayam. Fatma dan Sarah berbagi tugas. Mereka membawa bahan makanan masing-masing. Fatma membawa bihun, garam, dan kelapa. Sarah membawa beras. Mereka bingung untuk mendapatkan seekor ayam yang masih hidup. Akhirnya Sarah mendapatkan ide membawa anak ayam berwarna merah jambu untuk dibawa ke rumah Lani. Namun, ketika mereka tiba di rumah Lani, Sarah menangis. Mengapa Sarah menangis? Untuk apa
tutum itu dibawa saat berkunjung ke rumah Lani? Nah! Mari baca cerita selengkapnya, ya!

Item Type: Book
Additional Information: Cerita Anak Dwibahasa Rejang-Indonesia
Uncontrolled Keywords: Cerita Anak Bergambar
Subjects: Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan
Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Cerita anak
Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Bacaan siswa SD
Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Bahasa Daerah
Divisions: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa > Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa > Balai Bahasa Bengkulu
Depositing User: Kantor Bahasa Bengkulu
Date Deposited: 12 Feb 2026 13:33
Last Modified: 12 Feb 2026 13:33
URI: http://repositori.kemendikdasmen.go.id/id/eprint/35430

Actions (login required)

View Item View Item