Ubaidilah, Ubaidilah (2024) Papuyu baubar cacapan limau kuit = Betok panggang cocolan limau kuit. Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru.
|
Text (Buku Cerita Anak Jenjang C-Pembaca Semenjana)
Papuyu Baubar Cacapan Limau Kuit.pdf - Published Version Copyright All Rights Reserved Download (6MB) | Preview |
Abstract
Seorang anak usia 11 tahun suka ikut orang tuanya ke sawah setiap ada kesempatan libur sekolah. Ia bermain dan bekerja membantu orang tua semampunya. Kegiatan bekerja di sawah juga dibarengi dengan aktivitas mencari ikan yang disediakan alam sekitar persawahan. Ada dua jenis ikan yang sering didapat, yaitu ikan betok dan gabus. Ikan air tawar tersebut umumnya disukai oleh orang Banjar. Dalam kuliner Banjar, ada cocolan sederhana yang dinamakan cacapan, dibuat dengan racikan irisan bawang merah, sejumput garam, penyedap, dan buah jeruk (limau kuit) yang diberi air. Untuk bahan cocolan, ikan panggang betok sangatlah enak dan gurih. Cacapan merupakan kuliner khas orang Banjar, Kalimantan Selatan.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Additional Information: | cerita anak dwibahasa |
| Uncontrolled Keywords: | cerita bergambar |
| Subjects: | Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Bahasa Indonesia Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Cerita anak Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Literasi Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Bahasa Daerah |
| Divisions: | Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa > Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa > Balai Bahasa Kalimantan Selatan |
| Depositing User: | perpus dikbud |
| Date Deposited: | 19 Mar 2026 04:13 |
| Last Modified: | 19 Mar 2026 04:13 |
| URI: | http://repositori.kemendikdasmen.go.id/id/eprint/35240 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
