Noprianti, Diti (2024) Masang lunjuak = Memasang lanjaran. Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Bengkulu, Indonesia.
|
Text (Bacaan untuk Pembaca Awal (B2))
Masang Lunjuak (Memasang Lanjaran).pdf - Published Version Copyright All Rights Reserved Download (64MB) | Preview |
Abstract
Di hari ke-27 bulan puasa ada tradisi setiap daerah memasang lanjaran tempurung. Termasuk di Serawai. Ara dan Lulu dua sahabat yang berteman dari kecil. Mereka berdua akan memasang lanjaran tapi hanya Ara yang mempunyai tempurung. Itupun hanya sedikit. Sedangkan Lulu tidak punya sama sekali. Ara mengajak Lulu mencari tempurung ke rumah nenek. Mereka sangat gembira karena di rumah nenek banyak tempurung. Dengan susah payah mereka menyiapkan semuanya sehingga menjadi dua batang lanjaran yang siap dibakar pada malam nujuh likur. Kegembiraan mereka rasakan ketika melihat lanjaran menyala, sehingga tidak terasa lelah dan pengorbanan saat membuat lanjaran. Mereka berdua bekerjasama dalam membuat lanjaran. Dari memasang lanjaran, Ara jadi tahu makna lanjaran dan malam nujuh likur. Ara pun bertekad akan memasang lanjaran kembali tahun selanjutnya.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Additional Information: | Cerita Anak Berbahasa Bengkulu Dialek Serawai - Indonesia |
| Uncontrolled Keywords: | Cerita Anak Bergambar |
| Subjects: | Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Cerita anak Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Bacaan siswa SD Pendidikan > Bahasa dan Kesusatraan > Literasi |
| Divisions: | Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa > Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa > Balai Bahasa Bengkulu |
| Depositing User: | Kantor Bahasa Bengkulu |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 14:28 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 14:28 |
| URI: | http://repositori.kemendikdasmen.go.id/id/eprint/35441 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
